
TIDAK bisa dipungkiri, game digital kini menjadi pilihan permainan untuk anak-anak di zaman sekarang. Ada banyak alasan orangtua menganggap bermain game baik untuk anak, ketimbang bermain di luar rumah.
Meski bermain game diperbolehkan, namun orangtua harus tetap menjaga anak-anak dari konten game berbau kekerasan, seks, atau dewasa. Psikolog Anak dan Pendidikan, Elizabeth Santoso berharap orangtua mampu memilih konten game yang terbaik untuk anak. Ia pun berbagi referensi untuk para orangtua.
“Kita sudah masuk ke era digital. Game bukan saja memperkenalkan anak pada permainan tapi juga mengajak mereka kenal dengan dunia digital,” tutur Elizabeth
Game-game dengan konten terbaik untuk anak adalah yang berisi penanaman nilai-nilai luhur dari semua bangsa. Baik moral, spiritual, sopan santun, serta tata cara berbahasa.
“Kemudian ada unsur pendidikan. Misalnya, memuat permainan yang ngasah proses berpikir, baik analitik mau pun akademik,” papar psikolog lulusan Universitas Tarumanegara ini.
Ia menambhakan unsur lain yang harus ada adalah meningkatkan soft skill anak-anak. Seperti interaksi berbicara, komunikasi, mengambil keputusan, atau mengajarkan berbagai bahasa.