Jakarta – Persaingan dunia eSports semakin panas menjelang Free Fire World Series (FFWS) Global Finals 2025. Juara bertahan asal Brasil, Fluxo, memberikan pujian khusus untuk dua tim Indonesia yang tampil mengesankan di ajang tahun ini, terutama RRQ yang dinilai paling kuat secara strategi dan mental.
Dalam konferensi pers penyambutan tim FFWS di Jakarta, Senin (27/10/2025), pemain Fluxo Tiago Carvalho alias Bops mengatakan bahwa tim-tim Indonesia kini berkembang pesat dan sulit dikalahkan.
“Kedua tim Indonesia bermain sangat bagus dan konsisten. Tapi RRQ punya performa paling kuat di pertandingan terakhir, jadi saya pilih mereka,” kata Bops, sambil memuji dukungan fan eSports di Indonesia yang luar biasa ramai.
RRQ dan EVOS Tampil Solid
Indonesia sendiri diwakili oleh dua tim besar di FFWS Global Finals tahun ini, yaitu RRQ Kazu dan EVOS Divine. Keduanya berhasil menembus babak final setelah melewati babak knockout yang ketat melawan tim elite dunia seperti Magic Squad dan Loud dari Brasil.
Meski belum mengamankan gelar juara, performa tim Indonesia dinilai banyak pengamat sebagai salah satu yang paling menjanjikan di musim ini. RRQ Kazu menunjukkan stabilitas permainan dan taktik rotasi yang matang, sedangkan EVOS Divine menonjol lewat agresivitas dan koordinasi cepat.
Pujian dari Pemain Dunia
Tak hanya Fluxo, beberapa pemain top dari region Amerika Selatan juga mengakui kehebatan pemain Indonesia. “Mereka punya gaya main cepat tapi tetap terkontrol, itu sulit ditiru,” ujar Diego “Syaz” Oliveira, pemain Free Fire asal MIBR.
Atmosfer kompetitif yang tinggi di Jakarta juga disebut menjadi salah satu alasan mengapa turnamen FFWS kali ini terasa berbeda. Penonton Indonesia dikenal antusias, bahkan tribun selalu penuh sejak hari pertama babak knockout.
eSports di Indonesia Makin Berkembang
Indonesia kini menjadi salah satu pusat pertumbuhan eSports terbesar di Asia Tenggara. Menurut data dari Asosiasi eSports Indonesia (PBESI), jumlah pemain aktif di kategori Free Fire mencapai lebih dari 40 juta pengguna pada 2025.
Turnamen dunia seperti FFWS juga mendorong pertumbuhan industri lokal, mulai dari sponsor, event organizer, hingga kreator konten gaming. Aceh, misalnya, mulai melirik potensi eSports dengan munculnya berbagai komunitas Free Fire di Banda Aceh dan Lhokseumawe.
Pesan dari Fluxo untuk Fans Indonesia
Bops menutup wawancara dengan pesan hangat untuk penggemar Indonesia: “Indonesia selalu jadi tempat istimewa. Fans di sini sangat bersemangat dan ramah. Kami menunggu pertandingan yang seru di final nanti.”
Ia juga berharap tim-tim Indonesia terus meningkatkan kemampuan mereka agar bisa bersaing di tingkat dunia, bukan hanya di level regional. “Bisa jadi tahun depan, trofi FFWS justru dibawa pulang ke Jakarta,” tambahnya sambil tersenyum.
Harapan dari Komunitas eSports Tanah Air
Ketua PBESI Ir. Bambang Sunarno menyebut dukungan publik dan pemerintah daerah sangat penting agar eSports bisa berkembang sehat. “Kita ingin anak muda menjadikan eSports bukan hanya hiburan, tapi juga profesi yang berprestasi dan beretika,” ujarnya.
Dengan performa luar biasa di FFWS 2025, tim-tim Indonesia kini mendapat sorotan global sebagai kekuatan baru di dunia Free Fire. Turnamen puncak akan digelar di Jakarta mulai 31 Oktober mendatang dan menjadi ajang pembuktian siapa yang layak disebut tim terbaik dunia.
“Tahun ini Indonesia sudah membuktikan bahwa kita bisa bersaing di level global. Tinggal selangkah lagi menuju puncak dunia eSports,” tutup pernyataan resmi PBESI.